Budidaya udang vaname air tawar

Spread the love

budidaya udang vaname air tawar memiliki resiko mortalitas survival rate yang cukup bahkan sangat tinggi, kenapa?

karena sejatinya udang vaname di habitat aslinya hidup dan berkembang biak di alam dengan kondisi air asin dan payau. namun seiring majunya teknologi dan ilmu pengetahuan membuat para pakar budidaya udang vaname mengembangkan metode dan cara ternak udang vaname air tawar. berikut panduan budidaya udang vaname air tawar:

Langkah 1: Persiapan Lahan Budidaya udang vaname air tawar

Persiapan Lahan Budidaya udang vaname air tawarLahan yang baik dan siap sama dengan panen yang memuaskan. anda bisa dengan skala kolam bundar 5m atau lahan tambak. persiapkan peralatan budidaya udang vaname :

  • Garam krosok
  • kapur dolomit / kaptan
  • air sumur
  • aerator
  • genset
  • pipa & keran lock
  • diffuser 8-10 inc
  • probiotik
  • refractometer
  • ph meter
  • do meter
  • drum 100 liter

Langkah 2: Set up Kolam bundar

instalasi kolam bundar mulai dari pondasi, filter pembuangan, selang aerasi. biasanya jika anda membeli kolam bundar full paket sudah termasuk biaya instalasi kecuali batu aerator dan mesin nya.

untuk kolam bundar dengan D5 cukup gunakan mesin aerator resun Lp 200.

dengan 8 titik diffuser bisa 8 inch atau 10 inch. tambah pemberat pada bagian diffuser agar tidak goyang bisa dengan batu.

jangan lupa cek semua setelah selesai melakukan isntalasi. siapkan genset untuk emergency

saat mati listrik setting juga instalasi listrik ketika mati genset langsung menyala. agar tidak terjadi mesin aerator padam.

Langkah 3: Isi Air Kolam

anda bisa menggunakan air sumur untuk mengisi air kolam atau air sungai jika memungkinkan.

namun jika opsi itu tidak tersedia gunakan air pdam dengan perlakuan kusus, yaitu:

isi air setinggi 80 – 100 cm

nyalakan aerator selama 6-24 jam untuk mengaduk kadar klorin dan kaporit.

pada proses ini anda bisa tambahkan garam krosok.

langkah selanjutnya setelah air kolam terisi pembuatan flok.

BACA JUGA :  Strategi Budidaya Udang Vaname

Langkah 4: Budidaya udang vaname Sistem Bioflok

masukan garam krosok 1 karung sampai 2 karung, tips membeli garam krosok murah adalah langsung ke petani garam, harga 1 karung berkisar 25rb – 50rb tergantung daerah.

biarkan mesin aerator tetap menyala pada saat pembuatan bioflok. cukup buka 1/4 keran diffuser saja.

langkah opsional: anda bisa membuat fermentasi dedak selama 3hari atau bisa membeli probiotik pabrikan yang sudah jadi.

  • masukan kapur dolomit 50kg
  • masukan 5liter probiotik, bebas bisa m4 pink atau merek sejenis
  • pupuk Za 10 – 15kg / phonska 5-7kg

dengan mesin aerator tetap menyala biarkan sampai hari ke 3 atau warna air berubah.

cek salinitas air menggunakan refracrometer.

BACA JUGA :  Peralatan Budidaya Udang Vaname

Budidaya udang vaname Sistem Bioflok

 

Langkah 5: Siapkan benur udang vaname

sembari menunggu air kolam anda bisa memesan bibit udang vaname terlebih dulu ke hatchery udang.

informasikan kepada penjual bibit untuk menyamakan salinitas air sesuai dengan kondisi air kolam bundar anda yang sudah anda ukur dengan refracto.

untuk cara memilih bibit udang vaname yang baik, anda bisa cek artikel tentang

BACA JUGA :  Cara menebar benur udang vaname yang baik

untuk menghitung padat tebar udang vaname bisa baca artikel tentang

BACA JUGA :  Padat Tebar Udang Vaname

Langkah 6: Perawatan udang vaname air tawar

setelah persiapan sudah semua dan benur sudah masuk hal yang perlu di lakukan adalah perawatan udang air tawar.

budidaya udang vaname air tawar memang memiliki resiko kematian yang tinggi, dari situ pengamatan mendetail di perlukan.

Pemberian pakan

pemberian pakan dilakukan pada hari ke dua atau ke tiga setelah benur masuk kolam, dengan sistem blin feed.

ada juga yang baru melakukan pemberian pakan pada usia 10- 15 hari.

ukuran pakan nya yaitu crumble / granula sampai usia 30-40.

setelah itu bisa dengan menggunakan pakan pellet ukuran 1 -3 sesuaikan usia udang.

Kontrol kualitas Air

cek ph air, dan Do air menggunakan ph meter dan do meter. lakukan phmeter pada pagi dan sore.

cek oksigen pagi – malam hari.

Sipon Air

lakukan penyiponan pada saat pagi hari antara jam 6-8

ganti air baru sebanyak 2-5 cm

dengan drum plastik 100 liter, isi dengan air sampai penuh biarkan saja, drum ini bisa anda isi bareng saat pengisian air kolam pertama tadi.

fungsinya yaitu untuk cadangan air, apabila sumber air anda dari air pdam suapaya klorin dan kaporitnya hilang karena proses endapan berhari-hari.

Penambahan probiotik dan dolomit

tambah dolomit sebanyak 10ppm – 15ppm setelah 30 hari. lakukan pagi hari.

tambah 1-3liter probiotik.

Cek Anco

cek anco pertama bisa anda lakukan saat usia udang 30 hari. kadang ada yang sudah angkat anco pertama nya di usia 15 – 20 hari.

karena anco fungsinya untuk mengetahui makanan sebaiknya lakukan di doc 31 saja. karena pada saat itu anda sudah menggunakan rumus makanan, tidak lagi blind feeding.

BACA JUGA :  Cara Budidaya Udang Vaname di Tambak Tradisional

Panen

sebuah harapan dan hasil dari budidaya udang vaname air tawar yaitu panen. proses panen bisa anda lakukan dengan 2 cara yaitu:

Panen Parsial

Panen parsial adalah metode mengurangi beberapa persen populasi udang dalam kolam budidaya udang air tawar. yang tujuanya untuk menghemat biaya produksi, serta untuk mempercepat laju pertumbuhan harian.

lakukan panen parsial pertama ketika udang vaname sudah memiliki size 100, selanjutnya bisa anda lakukan panen parsial susulan interval 1 sampai 2 minggu.

anda bisa lakukan panen parsial 3x.

Panen Total

jika size udang sudah sesuai dengan target anda, anda bisa melakukan panen total udang vaname air tawar. atau pada saat Doc 90 – 120 finish.

Itulah proses budidaya udang vaname air tawar yang bisa anda lakukan di rumah. dengan hasil yang maksimal tentunya anda bisa meraup keuntungan yang sangat bagus dari segi ekonomi. peluang budidaya udang vaname air tawar masih sangat besar, jadi tunggu apa lagi?

BACA JUGA :  Cara Budidaya Udang Vaname

 

 

 

Select Language