Cara menebar benur udang vaname yang baik

Spread the love

proses cara menebar benur udang

Wajib Tahu ! 3 Cara menebar benur udang vaname yang baik dan benar !! Yuk simak…

trend budidaya udang vaname kian di gemari para kaum milenial di era pandemi disamping harga nya yang terus melonjak naik budidaya udang ternyata juga bisa dilakukan di skala mini rumah tangga, nah untuk menunjang berhasilnya siklus budidaya udang vaname air tawar maupun air asin ternyata cara menebar benur udang vaname juga harus diperhatikan agar tidak terjadi mortalitas atau kematian masal paska tebar benur udang. berikut rangkuman tutorial bagaimana cara menebar benur udang vaname yang baik dan benar.

Ciri Ciri Bibit Udang Vaname yang Baik

BACA JUGA :  Strategi Budidaya Udang Vaname

sebelum proses tebar benur udang pada tambak atau kolam budidaya ada baiknya kita tahu ciri-ciri bibit udang vaname yang baik.

Secara umum pasaran bibit udang terkelompokan menjadi 2 dari penjual benur udang atau hatchery yaitu bibit udang lokal dan bibit udang F1. Secara bentuk tidak ada bedanya keduanya sama-sama jenis udang vaname hanya saja benur F1 memiliki harga yang relatif lebih mahal jika bandingkan dengan benur lokal.

Itu disebabkan karena hatchery bibit udang vaname F1 semua benur yang keluar sudah melalui tahap uji pcr virus. Penyakit. ABW rata atau udang tidak belantik. Jika anda membeli benur F1 secara umum anda akan mendapat sertifikat bibit bebas virus pada saat penerimaan atau biasa kita sebut sertifikasi SPF (Specific Pathogen Free).

Tentu hal itu menjadi nilai plus sebagai pertimbangan anda ketika ingin membeli bibit udang vaname air tawar dan asin. Pemilihan bibit untuk budidaya udang vaname harus anda lakukan sangat jeli, agar ketika pada proses pembesaran dan perkembangan udang nantinya mampu tumbuh seragam.

Ukuran Bibit Udang Vaname

Penggunaan bibit pada budidaya udang vaname adalah PL 7 – PL 12. Pastikan benih tampak sehat dan memiliki ukuran yang rata. Pada budidaya udang vaname tradisional plus para petambak rata-rata menggunakan tokolan atau gelondong udang yang ukuranya lebih dari PL 12.

Kualitas Benur

selain memiliki ukuran yang seragam kualitas benur harus melawan arus ketika kantong benur di putar, itu menndakan ciri -ciri ibit udang yang sehat.

Bentuk Tubuh benur

bibit yang bagus biasanya insangnya sudah berkembang dan ususnya mencolok atau terlihat jelas.

Tidak Lemas

pastikan benih udang tidak lemas ketika anda terima, biasanya udang yang lemas akan menyebabkan tingkat kanibalisme lebih tinggi, benih yang lemas akan memicu kawanya untuk memakannya.

BACA JUGA :  Cara Budidaya Udang Vaname

Cara Menebar Benur Udang Vaname ditambak

setelah mengetahui beberapa ciri-ciri benih udang yang bagus tahap selanjutnya merupakan hal penting yang harus sobat perhatikan saat pertama kali tebar benur udang vaname dalam tambak adalah:

Aklimatisasi Menebar Benur Udang Vaname

teknik yang wajib anda kuasi untuk awal tebar bibit udang agar tidak terjadi mortalitas pada saat penebaran benur. aklimatisasi adalah menyamakan suhu dan salinitas dari kantong benur dengan suhu dan salinitas pada tambak pembesaran budidaya udang vaname.

  1. pasang pipa atau kayu membentuk persegi di dalam tambak
  2. pasang waring casa hijau dalam kotak dan masukan kedalam air tambak kira-kira  2cm. (proses ini opsional banyak pula para petambak yang tidak menggunakan waring casa)
  3. masukan semua kantong benur dalam kayu persegi minimal 10 menit sampai kantong mengembun.
  4. buka kantong benur dan gulung
  5. masukan air tambak sedikit demi sedikit
  6. jika menggunakan waring casa miringkan kantong keatas waring hingga benur keluar sendiri. Benur yang jelek dan mati akan jatuh di waring sedangkan yang baik akan berenang keluar dari waring dengan sendirinya
  7. jika menggunakan kincir cukup hidupkan 1 kincir saja pasca penebaran benur.

Cek Biosay / Bioassay test kolam sebelum Menebar Benur Udang

pada pola budidaya udang intensif bioassay test merupakan hal yang lumrah petambak lakukan setelah persipan dan pengobatan lahan budidaya udang vaname. Cek biosay atau bioassay test udang vaname adalah proses pengecekan air pada kolam apakah air nya sudah layak untuk ditaburi benur udang vaname. Alat yang bisa anda gunakan adalah seser, ember / baskom dan pakan udang.

  1. ambil air kolam satu baskom dari tambak yang akan anda taburi bibit udang
  2. taruh bibit udang beberapa 5 – 10 benih di baskom yang sudah terisi air
  3. biarkan benur udang dalam baskom selama 3 hari, jika selama 3 hari benih tidak mati artinya air sudah siap anda taburi benur udang vaname.

Proses Menebar Benur Udang Vaname dengan Conical Tank

hampir sama dengan aklimitasi namun dengan menggunakan konical tank, proses aklimitasi merupakan upaya adaptasi fisiologis dari organisme pada lingkungan baru yang akan dimasukan pada budidaya udang vaname DO, suhu, salinitas dan PH merupakan parameter utama yang harus diperhatikan, penggunaan conical tank biasanya adalah ketika perbedaan salinitas air tambak dengan kantong benur terpaut sangat tinggi lebih dari 10ppt dan benur dikirim dari kota yang berbeda yang menempuh perjalanan cukup lama. umumnya pada pola budidaya udang intesif proses penebaran benur menggunakan conical tank.

itulah beberapa cara menebar benur udang vaname yang baik dan benar untuk menghindari mortalitas atau mati masal pra tebar benur. selain cara tebar benur yang baik tentu kualitas dari benur itu sendiri juga menjadi salah satu faktor penting keberhasilan budidaya udang vaname.

Satu pemikiran pada “Cara menebar benur udang vaname yang baik”

Komentar ditutup.

Select Language