Strategi Budidaya Udang Vaname

Spread the love

yuk simak penjelasan tentang Strategi Budidaya Udang Vaname berikut ini, mulai dari persiapan lahan hingga proses panen.

kajian bisnis udang vaname
foto oleh : Ebreg p

Siapa sih yang tidak tahu tentang udang vaname? Sekarang ini, jenis udang tersebut sudah mulai populer dan menjadi salah satu komoditi yang banyak pasaran minati. Oleh sebab itu, budidaya udang vaname menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi para pengusaha pemula. Apalagi modal yang anda butuhkan untuk memulai usaha ini tergolong kecil. Namun bisa memberikan keuntungan yang maksimal.

Udang vaname adalah salah satu seafood yang mempunyai cita rasa lezat dan nikmat. Maka tak heran jika olahan udang vaname memiliki banyak penggemar. Hingga saat ini, sudah banyak orang yang menekuni budidaya udang air tawar dan memperoleh keuntungan yang cukup besar. Anda bisa mengikuti strategi tersebut untuk menjadikan usaha sampingan yang menjanjikan. Pada artikel kali ini, penulis akan membahas beberapa Strategi budidaya udang vaname. Supaya Anda yang ingin memulai bisnis ini bisa memahami bagaimana Strategi budidaya udang vaname dengan tepat. Agar nantinya bisa menghasilkan kualitas udang yang terbaik. Sehingga Anda akan memperoleh keuntungan yang lebih besar.

Udang Vaname Adalah

Udang vaname atau Litopenaeus Vannamei merupakan spesies udang yang berasal dari pantai barat Amerika. Khususnya daerah sekitar Teluk California, Guatemala, El Salvador, Nicaragua, sampai Peru Amerika Selatan. Namun, udang vaname ini termasuk spesies yang unik. Karena meski habitat aslinya pada dasar laut, tapi udang jenis ini dapat kita budidayakan dalam kolam air tawar atau air payau. Baik itu pada lokasi dataran rendah sampai dataran sedang. Perlu Anda ketahui bahwa udang ini mempunyai daya tahan tubuh yang kuat pada kisaran salinitas yang luas.

Udang vaname mulai terkenal di Indonesia pada tahun 1996. Spesies ini mulai dibudidayakan guna memenuhi kebutuhan udang nasional yang tidak tercukupi karena adanya penurunan produksi udang windu akibat kematian massal. Akan tetapi, udang vaname ini baru populer dan menjadi salah satu ladang bisnis yang menjanjikan pada tahun 2001. Jika melihat secara morfologi, udang vaname memiliki ukuran tubuh yang lebih besar berbanding dengan spesies udang pada umumnya, tapi masih lebih kecil apabila kita bandingkan dengan jenis udang windu. Warna tubuhnya agak putih dan corak warna kekuningan serta memiliki kulit yang keras. Daging udang vaname tergolong tebal dengan kaki yang berwarna putih.

BACA JUGA :  Cara Budidaya Udang Vaname di Tambak Tradisional

Analisa Usaha Budidaya Udang Vaname

Belakangan ini bisnis budidaya udang vaname mulai populer pada beberapa wilayah pesisir Indonesia. Yang mana mulai banyak muncul sentra pada sekitar Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi, dan Sumatera. Walaupun sudah mulai banyak orang yang melakukan bisnis ini, potensi serta peluang pasarnya tetap sangat besar. Hal ini mengingat banyaknya masyarakat yang menyukai olahan udang vaname. Menu olahan dari udang ini mengandung banyak sekali nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh. Kandungan daging udang vaname adalah sumber protein yang baik, mengandung omega 3 dan 6, serta kaya akan fosfor, kalsium, dan juga potasium.

Peluang usaha budidaya udang vaname yang bisa Anda dapatkan, antara lain:

  1. Modal yang anda perlukan untuk memulai bisnis ini tergolong sedikit atau tidak terlalu besar. Akan tetapi harga udang vaname tergolong tinggi. Jadi, bisnis budidaya udang vaname merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan.
  2. Udang vaname bisa anda budidaya dalam air yang memiliki salinitas yang luas. Untuk Anda yang baru memulai bisnis ini, cara budidayanya bisa kamu lakukan menggunakan kolam terpal. Itu artinya, lokasi budidaya tidak harus dalam lahan yang terlalu luas. Anda bisa menggunakan lahan belakang rumah atau sepetak tanah.
  3. Jenis udang vaname tidak membutuhkan asupan protein yang terlalu banyak dalam pakannya.
  4. Spesies ini dapat tumbuh dengan cepat. Dalam proses budidayanya, udang vaname bisa menghasilkan sekitar 3 gram per minggu. Jadi, Anda tidak perlu menunggu lama untuk memanennya.
  5. Budidaya udang vaname memerlukan waktu yang cukup singkat, yaitu sekitar tiga bulan saja untuk satu siklus.
  6. Menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan, udang vaname tergolong jenis udang unggulan.
  7. Jenis udang ini adalah salah satu komoditi ekspor yang sangat menjanjikan. Indonesia adalah salah satu negara yang menghasilkan udang vaname terbesar dunia, setelah India dan Thailand.
  8. Konsumsi udang vaname Indonesia terus meningkat, baik itu untuk usaha kuliner atau kebutuhan rumah tangga.

Ternak Udang Vaname Menjanjikan ?

Seperti pada penjelasan sebelumnya, bahwa udang vaname memiliki cita rasa yang lezat. Oleh karena itu, banyak orang yang menyukai olahan makanan dari udang vaname. Dengan ukuran tubuhnya yang tergolong besar serta rasanya yang nikmat, udang ini termasuk ke dalam komoditas yang memeliki harga cukup tinggi dalam pasaran. Harga udang per kg bisa mencapai ratusan ribu. Apabila anda jual ke pasar modern dengan kemasan yang lebih bagus, harga udang ini bisa jauh lebih tinggi, berkali lipat berbanding dengan harga aslinya dari peternak. Udang vaname memang memiliki harga jual yang tergolong mahal, namun peminatnya tetap saja banyak.

Dalam pasaran sendiri, harga udang vaname sangat bervariasi bergantung dengan kemasan, ukuran, tempat beli, dan juga kondisi udang itu sendiri. Para pemilik bisnis budidaya udang vaname akan memperoleh keuntungan yang lebih besar apabila mereka mampu membidik pasar yang lebih luas. Misalnya saja ekspor ke Brunei, Singapura, atau Eropa. Banyaknya keunggulan yang dimiliki oleh udang vaname dan pangsa pasarnya yang sangat luas, membuat usaha budidaya udang vaname menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan. Omset yang akan kalian dapatkan pun sangat besar. Mulai dari puluhan juta hingga milyaran.

5 Analisa Ternak Udang

Dibawah ini adalah beberapa analisis singkat terkait ternak udang vaname yang perlu Anda ketahui:

  1. Hal pertama yang perlu kalian perhatikan yaitu menghitung modal awal. Berapa besar modal awal yang anda keluarkan ketika mulai budidaya udang vaname. Besarannya akan selalu sama dan tidak terpengaruh oleh naik turunnya operasional budidaya. Yang termasuk dalam modal awal tersebut antara lain, biaya pembuatan kolam, biaya lahan, instalasi listrik, pompa air, dan peralatan yang lainnya.
  2. Selain modal awal, ada hal lain lagi yang perlu Anda perhitungkan, yaitu modal kerja. Modal tersebut meliputi biaya yang dikeluarkan selama berjalannya operasional budidaya. Biaya tersebut bisa jadi naik atau turun bergantung dengan dinamika operasional tambak. Termasuk juga biaya untuk benih udang vaname, suplemen, pupuk, dan juga probiotik.
  3. Pemilik usaha budidaya udang vaname dapat mengurangi jumlah modal kerja secara signifikan. Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara memilih suplemen probiotik yang berkualitas dan sudah terbukti maksimal. Sebab, apabila sudah menggunakan suplemen probiotik, maka tidak perlu lagi tambahan pupuk. Dengan begitu, pengeluaran dapat dikurangi tanpa mengurangi kualitas hasil budidaya udang vaname.
  4. Suplemen probiotik bisa digunakan untuk meningkatkan hasil panen, mengurangi konsumsi pangan, mengurangi risiko bibit udang mati, dan membuat pertumbuhan udang menjadi lebih cepat. Yang termasuk ke dalam modal kerja yang perlu Anda hitung yaitu bibit udang, suplemen probiotik, pakan, transportasi, biaya panen, gaji karyawan, dan juga listrik.
  5. Selanjutnya, Anda perlu menghitung perkiraan pendapatan dengan cara mengalikan jumlah total dari hasil panen dengan harga per kilogramnya. Kemudian hitung perkiraan keuntungan yaitu dengan cara mengurangi jumlah pendapatan dengan total modal, yaitu modal awal dan juga modal kerja.

Cara Budidaya Udang Vaname

1. Sumber Air

Faktor penting yang sangat berpengaruh dalam strategi budidaya udang vaname adalah air. Jika sumber air yang digunakan dalam budidaya baik, maka udang juga akan sehat.

Pedoman Umum Pembesaran Udang Windu dan Udang Vaname yang dituliskan di Permen KP Nomor 75 Tahun 2016, menyatakan bahwa tambak udang harus memiliki kualitas sumber air sebagai berikut:

kualitas air untuk budidaya udang vaname

hal ini pun selaras dengan jurnal ilmiah perikanan Vol 9, No 1 (2017) dari unair tentang studi kegiatan budidaya pembesaran udang vaname untuk melakukan monitoring kualitas air di tambak budidaya udang vaname

2. Tambak Udang Vaname

Jika Anda ingin membuat tambak udang, Anda perlu melakukan pemilihan terlebih dahulu jenis tambak yang sesuai dengan budget yang sesuai dan tujuan pembuatan. Tambak mempunyai 4 jenis yang dibedakan dengan menggunakan teknologi yang berbeda, antara lain tambak ekstensif/tradisional, semi intensif, intensif dan super intensif.

Tambak Udang Vaname Tradisional

Pada tambak udang ekstensif sering disebut juga dengan tambak padat yang mempunyai kedalaman rendah, sehingga tingkat produktivitas tambak ini juga rendah. Namun, tingkat perawatan pada tambak ekstensif jauh lebih mudah dan gampang. Sehingga, kemungkinan udang terkena penyakit dan hama juga lebih rendah. Padatnya ukuran tambak ini umumnya berkisar mulai dari 3.000-8.000 ekor/ha. Sedangkan untuk tambak semi intensif sendiri memiliki padat tebar yang lebih tinggi, tetapi kerapatannya hanya sedikit, sekitar 10.000-20.000 ekor/ha.

BACA JUGA :  SOP Budidaya Udang Vaname Intensif yang Efektif

Tambak Udang Vaname Intensif

Untuk pembuatan kolam semi intensif menggunakan tanah langsung dengan pemberian lapisan plastik, namun ada beberapa yang menggunakan lapisan HDPE untuk mengurangi tingkat erosi tanah. Buatlah kedalaman kolam lebih dari 1 meter, sehingga udang yang berada pada kolam dapat bergerak bebas.

Tambak intensif mempunyai kepadatan sekitar 20.000-50.000 ekor/ha. Sedangkan untuk Tambak super intensif memiliki padat tebar lebih tinggi dari ketiga tambak tersebut, akan tetapi untuk jenis tambak ini membutuhkan biaya yang cukup banyak. Hal itu karena oksigen yang udang butuhkan pada tambak lebih banyak. Sehingga kolam membutuhkan alat suplai oksigen yang cukup banyak. Oleh karena itu, kedalaman  tambak harus anda tingkatkan  lagi sampai 2,6 m agar udang tidak terlalu sesak ketika bernafas.

3. Suplai Oksigen Terlarut

Faktor penting lainnya yang mempengaruhi kehidupan udang selain air adalah oksigen. Apabila dalam tambak kadar oksigennya rendah, maka akan meningkatkan toksisitas yang mana akan mengakibatkan kematian massal.

Apabila tambak kekurangan atau kadar DO nya rendah, maka anda dapat mensuplai DO menggunakan kincir, aerator, dan nanobubble.

Nanobubble adalah teknologi aerasi yang dapat mensuplai oksigen dalam tambak dengan gelembung nanonya. Gelembung yang dikeluarkan berukuran kecil. Sehingga mampu bertahan lama dan menjaga oksigen tetap ada dan tidak mengalami krisis DO pada malam hari.

BACA JUGA :  Cara menebar benur udang vaname yang baik

4. Bibit Udang Vaname

Selanjutnya yaitu pemilihan benur. Pemilihannya ini tidak boleh asal-asalan dan harus benar benar anda perhatikan. Dikhawatirkan apabila memilih benur yang terkena virus. Akan menularkan virus tersebut pada benur lainnya saat sudah dalam tambak nanti.

Selain memperhatikan pemilihan benur yang sehat dan bebas virus, maka selanjutnya pilihlah benur dengan ukuran yang sama. Karena, jika suatu saat nanti panen dengan ukuran yang berbeda, maka memungkinkan terjadinya perhitungan dagang yang tidak akurat sehingga menimbulkan kerugian.

Sebelum penebaran, pastikan jangan sampai Anda menebar benur yang dalam keadaan stress pasca pengiriman. Untuk mengetahui stress tidaknya benur tersebut, putar lah plastik yang berisi benur. Apabila benur tersebut melawan arus, itu tandanya benur baik baik saja.Tetapi jika sebaliknya, maka benur tersebut tak layak untuk disebar.

Proses pengirimannya dilengkapi dengan menerapkan teknologi nanobubble dengan adanya oksigen dalam kantong benur dengan ukuran 40 ppm. Perlakuan ini untuk menghindari tingkat kesetresan pada benur sekaligus menjadi satu-satunya ventilasi.

5. Pakan Udang Vaname

Salah satu faktor penentu dalam pemilihan pakan adalah pengertian dari protein. Pakan yang memiliki kadar protein tinggi umumnya mempunyai aroma cenderung lebih tajam. maka bisa menjadi daya tarik lebih untuk udang. Akan tetapi, tingginya kadar protein tersebut dapat menghasilkan tingkat amonia yang cukup tinggi pada sistem budidaya. Pemilihan pakan yang memiliki kadar protein sekitar 30% keatas cukup baik pada budidaya udang vaname. Yaitu yang mana kebutuhan protein udang vaname terpenuhi serta tidak mencemari lingkungan sama sekali.

6. Pemeliharaan Tambak udang vaname

Ketika proses dari budidaya udang jenis vaname ini telah berjalan, maka pemeliharaan tambak merupakan hal yang paling penting dan sangat perlu anda perhatikan. Proses pemeliharaan tambak juga perlu penanganan ekstra supaya udang tidak mengalami stres. Kualitas air menjadi salah satu aspek yang sangat krusial serta perlu pemantauan dengan secara periodik. Teknologi modern seperti IoT atau Internet of Things ini bisa menjadi salah satu solusi pada proses preventif. Dan juga pengukuran terhadap kualitas dari air. IoT nanobubble akan bekerja secara interaksi antar sesama mesin yang saling terhubung dan secara otomatis tanpa adanya campur tangan user dalam jarak yang cukup jauh. Penerapan dari teknologi modern IoT pada budidaya udang vaname ini mempunyai tujuan supaya mempermudah dalam proses pengukuran kualitas dari air. Selain itu juga dapat mengevaluasi hasilnya supaya dapat mengurangi risiko potensi kegagalan panen.

Kesimpulan

Itulah beberapa penjelasan mengenai strategi budidaya udang vaname serta beberapa hal penting yang harus anda perhatikan saat ingin memulai bisnis tersebut. Untuk menghasilkan pendapatan yang besar, maka proses budidayanya juga perlu anda lakukan dengan maksimal. Supaya Anda bisa menghasilkan udang vaname dengan kualitas unggul serta bisa merambah ke pasar ekspor. Dengan begitu, keuntungan yang akan Anda peroleh akan terus meningkat.

Bisnis udang vaname tergolong ke dalam jenis usaha yang sangat potensial. Terlebih usaha ini bisa dilakukan oleh siapapun, karena  tidak memerlukan modal yang besar dan juga tidak membutuhkan lahan yang luas. Sehingga sangat cocok untuk dijadikan bisnis sampingan namun tetap menghasilkan. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk memulai usaha budidaya udang vaname?

Select Language